
Surakarta — SMA Batik 1 Surakarta menyelenggarakan workshop bertajuk “Seni Melukis Hati” yang diikuti oleh sekitar 90 guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat SMP se-Solo Raya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB di Aula SMA Batik 1 Surakarta dengan suasana yang hangat, reflektif, dan penuh antusiasme peserta.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru BK dalam memahami serta mendampingi kondisi emosional dan psikologis siswa melalui pendekatan yang lebih kreatif dan menyentuh aspek afektif. Para peserta diajak untuk mengeksplorasi metode konseling yang tidak hanya berfokus pada pemecahan masalah, tetapi juga pada proses “melukis hati” atau membangun koneksi emosional yang lebih dalam dengan siswa.
Kepala SMA Batik 1 Surakarta, Nasrudin, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi sekolah dalam mendukung penguatan peran guru BK di tingkat pendidikan menengah pertama.
“Guru BK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesehatan mental siswa. Melalui workshop ini, kami berharap para guru mendapatkan perspektif baru yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Khotimatun Na’imah, S.Psi., S.Pd.I., M.Psi., yang membawakan materi dengan pendekatan inspiratif dan aplikatif. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya empati, komunikasi efektif, serta penggunaan teknik kreatif dalam proses konseling agar siswa merasa lebih dipahami dan diterima.
Koordinator BK SMA Batik 1 Surakarta, Oktora Rinjani, S.Psi., M.Psi., menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan berbagi praktik baik antar guru BK se-Solo Raya.
“Melalui forum ini, para guru tidak hanya belajar, tetapi juga saling bertukar pengalaman dan strategi dalam menghadapi berbagai dinamika siswa di lapangan,” jelasnya.
Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga praktik reflektif yang menjadi bagian dari workshop. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan BK di sekolah, khususnya dalam mendukung kesehatan mental dan perkembangan karakter siswa.
Dengan terselenggaranya workshop ini, SMA Batik 1 Surakarta kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pengembangan profesional tenaga pendidik serta kesejahteraan psikologis peserta didik.







