
Surakarta, 13 Juni 2026 – SMA Batik 1 Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik melalui penyelenggaraan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Kepramukaan bagi seluruh murid kelas X pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini memadukan pelatihan kepemimpinan, penguatan wawasan kebangsaan, keterampilan kepramukaan, serta permainan edukatif yang menantang kerja sama setiap regu.
Dalam pelaksanaannya, SMA Batik 1 Surakarta menghadirkan berbagai narasumber dari instansi yang kompeten. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) diundang secara khusus untuk memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sekaligus materi Penguatan Bela Negara. Para peserta tidak hanya mempraktikkan teknik baris-berbaris yang benar, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, serta semangat mencintai tanah air sebagai generasi penerus bangsa.
Selain itu, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surakarta turut hadir memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar kepramukaan. Dalam sesi tersebut, para peserta dikenalkan kembali pada nilai-nilai kepramukaan sekaligus mendapatkan pelatihan tali-temali, khususnya teknik membuat tandu darurat menggunakan tongkat dan tali. Kegiatan praktik ini melatih ketelitian, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta kerja sama antarpeserta.
Suasana semakin meriah saat seluruh regu mengikuti game telusur alam yang menjadi salah satu agenda favorit dalam LDK tahun ini. Peserta menyusuri rute yang telah disiapkan dengan melewati enam pos. Di setiap pos, mereka menghadapi tantangan dan lomba yang berbeda-beda, mulai dari kekompakan tim, ketangkasan, pengetahuan kepramukaan, hingga kemampuan berpikir strategis. Aktivitas tersebut dirancang untuk mengasah jiwa kepemimpinan, komunikasi, serta solidaritas antarsesama anggota regu.
Kepala SMA Batik 1 Surakarta, Nasrudin, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan LDK Kepramukaan merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik sesuai dengan filosofi nama sekolah.
“Nama sekolah kita adalah Batik. Membatik membutuhkan proses yang teliti, sabar, dan penuh ketekunan. Begitu pula dengan pendidikan karakter. Melalui LDK Kepramukaan ini, kami ingin membatik karakter murid agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berjiwa pemimpin, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ungkap Nasrudin.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus penanggung jawab kegiatan, Drs. Ary Setyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan LDK Kepramukaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI, Kwarcab Kota Surakarta, para pembina Pramuka, guru, panitia OSIS, dan seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Semoga pengalaman yang diperoleh tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat,” tuturnya.
Melalui LDK Kepramukaan ini, SMA Batik 1 Surakarta berharap para murid kelas X tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, tangguh, berintegritas, mampu bekerja sama, serta siap menjadi pemimpin yang bertanggung jawab di masa depan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang membentuk sikap, mental, dan kepribadian peserta didik.








