
Surakarta — Program Ngashoow di TATV pada menghadirkan SMA Batik 1 Surakarta sebagai narasumber utama (13/01). Mengusung tema “Berprestasi Internasional bersama SMA Batik 1 Surakarta”, dialog interaktif tersebut menyoroti kesiapan sekolah dalam menjawab tantangan pendidikan global sekaligus menampilkan ragam prestasi murid.
SMA Batik 1 Surakarta diwakili langsung oleh Kepala Sekolah Nasrudin, S.Si., M.Pd., Drs. Ary Setyono selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta Witria Kusuma Dewi, S.Pd., M.Pd. sebagai Koordinator Akademik Kelas Internasional.
Dalam dialognya, Nasrudin menegaskan bahwa SMA Batik 1 Surakarta berada dalam kondisi yang sangat siap untuk dipercaya masyarakat sebagai sekolah pilihan pertama dalam melanjutkan pendidikan menengah. Ia menjelaskan bahwa sekolah memiliki berbagai program unggulan, salah satunya Kelas Internasional, yang dirancang untuk memperluas wawasan dan daya saing murid.
“Silakan masyarakat segera memastikan putra-putrinya untuk menjadi siswa SMA Batik 1 Surakarta,” ujarnya optimistis di hadapan pemirsa TATV.
Sementara itu, Drs. Ary Setyono memaparkan beragam prestasi murid SMA Batik 1 Surakarta, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Di bidang akademik, murid berhasil menorehkan prestasi dalam lomba berbahasa Inggris serta berbagai olimpiade yang diselenggarakan secara daring.
Adapun di bidang nonakademik, prestasi murid bahkan menembus level internasional, seperti MMA internasional, seni tarik suara hingga tampil sebagai tamu di ajang internasional, balap motor, airsoft gun, esport, basket, dance, dan banyak cabang lainnya. Ary menegaskan bahwa sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan talenta murid, dengan tetap menjunjung tinggi kedisiplinan sebagai marwah SMA Batik 1 Surakarta.
Pada sesi berikutnya, Witria Kusuma Dewi menjelaskan secara khusus tentang Kelas Internasional. Menurutnya, kelas ini dirancang untuk menyiapkan murid agar siap menghadapi tantangan global. Meski saat ini belum banyak lulusan yang melanjutkan studi ke luar negeri, murid telah dibekali keterampilan komunikasi berbahasa Inggris yang kuat sebagai bekal masa depan.
Ia juga menyampaikan bahwa Kelas Internasional menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris pada sejumlah mata pelajaran, seperti Matematika, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Kimia, Biologi, dan Fisika.
Agenda yang selalu dinantikan murid Kelas Internasional, lanjut Witria, adalah campus trip, baik ke perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, SMA Batik 1 Surakarta telah menjalin kerja sama internasional dengan beberapa kampus luar negeri, di antaranya Rajamangala University dan Asia Pacific University.
Melalui dialog hangat dan informatif di Ngashoow TATV ini, SMA Batik 1 Surakarta menegaskan posisinya sebagai sekolah yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga terus melangkah menuju pendidikan berorientasi internasional.




