
Surakarta — SMA Batik 1 Surakarta menyerahkan bantuan kemanusiaan pada Rumah Zakat berupa dana sebesar Rp10.215.200 untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, wilayah yang saat ini tercatat sebagai daerah dengan dampak terparah dan jumlah korban terbanyak (08/12). Bantuan ini dikumpulkan dari para siswa serta seluruh civitas akademika SMA Batik 1 Surakarta sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang mengalami musibah di Sumatera.

Dalam proses penyalurannya, SMA Batik 1 Surakarta menggandeng Rumah Zakat sebagai lembaga perantara yang dipercaya untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Mulyono, S.Ag., M.Pd.I, selaku Humas SMA Batik 1 Surakarta, menyampaikan bahwa Aceh Tamiang dipilih sebagai lokasi utama penyaluran bantuan karena tingkat kerusakan dan jumlah korban yang paling tinggi dibandingkan daerah lain yang terdampak.
“Kami memilih Aceh Tamiang karena wilayah tersebut mengalami dampak paling parah. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan,” ujar Mulyono.

Penggalangan dana dilakukan secara serentak di lingkungan sekolah dan mendapatkan respons positif dari para siswa maupun guru. Semangat gotong royong ini menjadi bukti bahwa nilai kepedulian sosial terus tumbuh kuat di kalangan generasi muda.
Rumah Zakat akan segera menyalurkan bantuan tersebut dalam bentuk kebutuhan mendesak bagi para korban, baik logistik maupun dukungan pemulihan pascabencana.
SMA Batik 1 Surakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta berharap masyarakat Aceh Tamiang dapat segera bangkit dari bencana yang melanda.



