

SURAKARTA– Memperluas wawasan pendidikan sekaligus mengenalkan budaya menggunakan transportasi publik, SMA Batik 1 Surakarta mengajak para siswa mengunjungi Edu Expo pada Jumat, 30 Oktober 2026. Menariknya, kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan layanan Batik Solo Trans (BST) sebagai sarana transportasi menuju lokasi kegiatan. Program ini menjadi pengalaman pembelajaran di luar kelas yang mengintegrasikan pendampingan karier dengan edukasi penggunaan transportasi umum.
Dalam kegiatan Edu Expo tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi berbagai stan perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri. Sejumlah institusi pendidikan yang hadir antara lain Asia Pacific University (APU) Malaysia, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Akademi Militer (Akmil), Akademi Kepolisian (Akpol), University of Toronto, UNSW Sydney, University of Melbourne, Tilburg University, dan berbagai perguruan tinggi lainnya.
Kepala SMA Batik 1 Surakarta, Nasrudin, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ke Edu Expo memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam merencanakan pendidikan dan masa depan. Melalui interaksi langsung dengan perwakilan perguruan tinggi, siswa dapat memperoleh informasi mengenai program studi, peluang pendidikan internasional, persyaratan pendaftaran, hingga berbagai kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri. Pengalaman mengunjungi stan kampus secara langsung diharapkan mampu memperluas perspektif siswa sekaligus memotivasi mereka untuk berani memiliki cita-cita pendidikan yang lebih tinggi.
Selain pendampingan karier, Nasrudin juga menekankan pentingnya mengenalkan transportasi umum kepada para siswa melalui pengalaman langsung menggunakan BST. Menurutnya, pembelajaran tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Dengan mencoba transportasi publik, siswa dapat mengenal layanan angkutan umum, membangun kemandirian, serta memahami pentingnya menggunakan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap program pemerintah dalam meningkatkan penggunaan transportasi umum.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Suryono, S.S., M.Si., mengungkapkan bahwa para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama mengunjungi Edu Expo. Mereka aktif mendatangi berbagai stan perguruan tinggi dan berdialog langsung dengan perwakilan kampus. Pertanyaan yang disampaikan beragam, terutama mengenai tata cara pendaftaran, persyaratan akademik, proses seleksi, hingga peluang memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi luar negeri. Interaksi tersebut menjadi pengalaman penting agar siswa memiliki gambaran lebih konkret tentang berbagai jalur pendidikan setelah menyelesaikan jenjang SMA.
Kesan positif juga dirasakan oleh Dewa Ruci, siswa kelas X-2. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menggunakan BST menjadi pengalaman pertamanya menaiki transportasi tersebut. Pengalaman baru ini memberikan kesempatan baginya untuk mengenal transportasi umum secara langsung. Selain memperoleh wawasan mengenai berbagai perguruan tinggi, perjalanan bersama teman-teman menggunakan BST menjadi pengalaman pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan.
Melalui kegiatan ini, SMA Batik 1 Surakarta berupaya menghadirkan pembelajaran yang lebih luas dan kontekstual. Siswa tidak hanya mendapatkan informasi tentang pilihan perguruan tinggi dan peluang pendidikan internasional, tetapi juga memperoleh pengalaman sosial serta pembiasaan menggunakan fasilitas transportasi publik.
Kegiatan Edu Expo ini menjadi salah satu langkah SMA Batik 1 Surakarta dalam memperkuat pendampingan karier peserta didik. Dengan mengenal berbagai pilihan kampus sejak dini, siswa diharapkan mampu merancang masa depan pendidikan secara lebih terarah, memiliki wawasan global, serta tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan zaman.







