
Surakarta — SMA Batik 1 Surakarta melaksanakan Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan menggunakan metode paper and pencil test atau tes berbasis kertas dan pensil. Kegiatan ini berlangsung mulai 02 Maret hingga 11 Maret 2026, bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif. Para siswa tampak mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Semangat mereka dalam menuntut ilmu mencerminkan nilai-nilai kedisiplinan dan integritas yang selama ini ditanamkan oleh SMA Batik 1 Surakarta.
Kepala Sekolah, Nasrudin, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa penggunaan metode paper and pencil test memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan ujian berbasis online. Menurutnya, metode ini dinilai lebih stabil karena tidak bergantung pada jaringan internet maupun perangkat digital.
“Tes berbasis kertas memungkinkan pelaksanaan ujian berjalan lebih fokus dan minim kendala teknis. Selain itu, pengawasan juga dapat dilakukan secara maksimal sehingga dapat menjaga kejujuran siswa,” ujar Nasrudin.
Ia menambahkan bahwa metode ini juga membantu siswa lebih berkonsentrasi saat mengerjakan soal karena tidak terganggu oleh notifikasi perangkat atau masalah teknis lainnya yang kerap muncul pada ujian daring.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Roby Dwi Hidayat, S.Pd., selaku penanggung jawab pelaksanaan tes menjelaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang oleh pihak sekolah.
“Kami memastikan seluruh perangkat ujian, mulai dari naskah soal hingga pengawasan ruang ujian, berjalan sesuai prosedur. Dengan metode paper and pencil, proses evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan akuntabel,” jelas Roby.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan PSTS di bulan Ramadhan tidak mengurangi semangat belajar siswa. Justru hal tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta ketekunan dalam menuntut ilmu.
Melalui pelaksanaan Penilaian Sumatif Tengah Semester ini, SMA Batik 1 Surakarta berharap dapat mengukur capaian pembelajaran siswa secara optimal sekaligus memperkuat karakter pelajar yang berintegritas dan berkomitmen terhadap pendidikan.






