
Surakarta — Semarak kemeriahan penuh energi mewarnai gelaran AKASIA 2026 (Ajang Kreativitas Siswa Smabasa) yang diselenggarakan oleh SMA Batik 1 Surakarta pada Minggu, 15 Februari 2026. Sejak pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, ribuan siswa, keluarga, alumni, serta sahabat dari luar sekolah memadati Tirtonadi Convention Hall untuk menyaksikan perhelatan tahunan tersebut.
Acara diawali dengan drama kolosal yang memukau, dilanjutkan penampilan ekstrakurikuler seperti tari saman, dance modern, hingga aksi panggung lima band terbaik siswa. Seluruh rangkaian acara menunjukkan kematangan konsep dan pengelolaan yang profesional dari para siswa.


Pembukaan resmi dilakukan oleh Kepala SMA Batik 1 Surakarta, Nasrudin, S.Si., M.Pd., bersama empat wakil kepala sekolah: Roby Dwi Hidayat, S.Pd., Drs. Ary Setyono, Suryono, S.S., M.Si., dan Mulyono, S.Ag., M.Pd.I. Prosesi simbolik pembukaan ditandai dengan dibukanya kotak harta karun berisi mahkota yang kemudian disematkan kepada perwakilan siswa sebagai lambang dimulainya pesta kreativitas.Dalam sambutannya, Nasrudin menegaskan bahwa AKASIA merupakan bentuk pembelajaran nyata di luar kelas.
“Di sini siswa belajar kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta keberanian tampil. Ini adalah pendidikan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Apresiasi khusus juga disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mulyono, S.Ag., M.Pd.I. Ia menilai keberhasilan menghadirkan musisi nasional tidak lepas dari proses panjang pembelajaran manajerial event yang dilakukan siswa.
“Anak-anak tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga belajar merancang konsep acara, menyusun proposal, berkomunikasi dengan berbagai pihak, mencari sponsor, hingga mengelola teknis pelaksanaan. Ini adalah pembelajaran manajemen event yang luar biasa. Mereka membuktikan mampu menghadirkan artis musisi nasional melalui kerja keras dan kolaborasi,” ungkap Mulyono. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam membangun soft skills yang akan berguna di masa depan.
Sejumlah tamu undangan turut hadir memberikan dukungan, di antaranya perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah Abdul Munif, S.Pd., M.Hum.; Ugik Sugiharti, M.Pd.; Ibu Maya dari Yayasan Pendidikan Batik; serta Bupati Wonogiri yang juga alumni SMA Batik 1 Surakarta.

Dalam sambutannya, Abdul Munif mengapresiasi AKASIA 2026 sebagai kegiatan yang selaras dengan penguatan delapan dimensi profil lulusan. Ia menilai dimensi keimanan dan ketakwaan, kreativitas, gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan tampak nyata dalam seluruh proses kegiatan.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap bakat siswa, panitia memberikan apresiasi bagi gitaris, pianis, basis, drummer, dan vokalis terfavorit. Momen tersebut menjadi penegasan bahwa setiap talenta mendapatkan ruang dan penghargaan.




Puncak acara semakin meriah dengan penampilan bintang tamu nasional, Utopia dan Arash Buana. Ribuan penonton larut dalam suasana hangat dan penuh antusiasme hingga acara berakhir.
AKASIA 2026 kembali menegaskan bahwa SMA Batik 1 Surakarta tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten menumbuhkan kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan manajerial siswa melalui pengalaman nyata.






