SEKILAS INFO
: - Thursday, 15-01-2026
  • 2 bulan yang lalu / SPMB 2026/2027 sudah dibuka. Kuota peserta didik hanya 11 kelas. Silakan mendaftar sebelum kuota penuh!  
Kunjungan Studi Tiru SMA PL Don Bosco Semarang di SMA Batik 1 Surakarta

Surakarta, 9 Desember 2025 — SMA Batik 1 Surakarta kembali menjadi tujuan studi tiru, kali ini dari SMA PL Don Bosco Semarang yang hadir dengan formasi lengkap seluruh guru dan tenaga kependidikannya. Kunjungan ini menjadi cerminan bahwa SMA Batik 1 Surakarta dipandang sebagai sekolah yang mampu menghadirkan model praktik pendidikan yang layak dicontoh. Meski demikian, kegiatan semacam ini kerap memunculkan pertanyaan: sejauh mana studi tiru benar-benar berdampak pada penguatan mutu pendidikan, dan bukan hanya agenda seremonial antarinstansi?

Rombongan Don Bosco dipimpin Kepala Sekolah M.M. Heni Widiastuti, M.Pd., yang secara terbuka menyatakan ketertarikannya pada berbagai capaian SMA Batik 1 Surakarta. Dalam sambutannya, Heni menekankan bahwa pihaknya ingin melihat langsung praktik yang selama ini hanya terdengar melalui reputasi.

Kami datang untuk belajar, bukan sekadar berkunjung. Ada banyak praktik baik di SMA Batik 1 Surakarta yang ingin kami pelajari secara konkret.” ujarnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya kebutuhan nyata bagi Don Bosco untuk memperbarui strategi pengembangan sekolah, sekaligus menunjukkan posisi SMA Batik 1 Surakarta sebagai benchmark pendidikan menengah di Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala SMA Batik 1 Surakarta Nasrudin, S.Si., M.Pd. menegaskan bahwa studi tiru tidak boleh berhenti pada pertukaran informasi permukaan. Ia mengingatkan agar agenda semacam ini menjadi ruang evaluasi dan refleksi bagi kedua belah pihak, bukan sekadar formalitas.

Studi tiru harusnya menjadi momentum untuk saling mengkritisi model pengelolaan pendidikan. Jika hanya tukar program tanpa tindak lanjut, maka manfaatnya tidak akan signifikan.” tegas Nasrudin.

Sesi diskusi yang berlangsung setelah sambutan pun memperlihatkan dinamika yang lebih mendalam. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari manajemen sekolah yang adaptif, penguatan kurikulum, transformasi digital pembelajaran, hingga peningkatan mutu guru dan budaya prestasi siswa. Banyak pertanyaan kritis muncul dari pihak Don Bosco, terutama terkait implementasi kelas internasional dan strategi konsistensi mutu yang selama ini menjadi kekuatan SMA Batik 1 Surakarta.

Selain diskusi, rombongan juga melakukan observasi lapangan terhadap fasilitas unggulan, termasuk akses langsung ke kelas internasional—program yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pembeda SMA Batik 1 Surakarta dibanding sekolah lain di wilayah Surakarta. Observasi ini memberi gambaran realistis bahwa keberhasilan program tidak hanya tergantung konsep, tetapi juga pada budaya kerja guru dan kualitas ekosistem sekolah.

Dengan seluruh rangkaian kegiatan tersebut, kunjungan ini membuka peluang kerja sama lanjutan. Namun efektivitasnya sangat bergantung pada tindak lanjut konkret dari kedua sekolah. Apakah kunjungan ini akan berujung pada kolaborasi pembangunan mutu atau kembali menjadi laporan kegiatan tahunan belaka—hanya waktu dan komitmen masing-masing institusi yang dapat menjawabnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Data Sekolah

SMA BATIK 1 SURAKARTA

NPSN : 20327935

JL. SLAMET RIYADI 445 SURAKARTA
KEC. LAWEYAN
KAB. KOTA SURAKARTA
PROV. JAWA TENGAH
KODE POS 57146
TELEPON 0271-710785
FAX 0271-723742
EMAIL smaba1_solo@yahoo.com