SEKILAS INFO
23-10-2020
  • 2 minggu yang lalu / 25 November – 4 Desember 2020 – Penilaian Akhir Semester Ganjil TP 2020/2021
  • 2 minggu yang lalu / Selamat atas terpilihnya ALIF A RAFI sebagai Ketua OSIS Tahun 2020/2021
16
Sep 2020
0
MENUJU SEKOLAH INTERNASIONAL

MENUJU SEKOLAH INTERNASIONAL

*Sutana (SMA Batik 1 Surakarta)

 

SMA Batik 1 Surakarta menuju Sekolah Internasional. Sekolah keren dan luar biasa.

Sekolah di Indonesia terdapat sekolah nasional dan internasional. Sekolah nasional, baik negeri atau swasta, adalah sekolah yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Sedangkan, sekolah internasional merupakan sekolah yang mengedepankan pendidikan berbasis global. Secara umum, pengertian sekolah internasional merupakan sekolah yang sudah memenuhi seluruh SNP dan diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu negara anggota OECD dan/atau negera maju lainnya yang dianggap mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan sehingga siswa dan lulusannya memliki daya saing di forum internasional. Keberadaan sekolah internasional menawarkan sistem pembelajaran lebih berkualitas. Selain banyak memberikan keunggulan juga banyak pengalaman lebih bagi para siswanya.

SMA Batik 1 Surakarta sebagai sekolah swasta favorit di Surakarta menuju branding sekolah internasional. Sekolah melangkah secara bertahap menuju ke sana. Pilihan menuju Sekolah Internasional bukan tanpa alasan. SMA Batik 1 Surakarta memiliki beberapa kegiatan yang mengarah ke Sekolah Internasional. Harapannya modal awal kegiatan internasional itu memicu para guru dan siswa untuk melebarkan kegiatan menjadi lebih luas yakni menuju Sekolah Internasional.

Alumni SMA Batik 1 Surakarta sudah ada yang kuliah di Malaysia, Inggris, Korea Selatan, Taiwan, Jepang, juga Philiphina. Sekolah juga sudah mengadakan MoU dengan beberapa kampus di luar negeri, Rajamangala University of Technology Krungthep (Thailand), Glasgow Calendonian University (UK), Life University Cambodia (Kamboja), IQS School of Management Ramon Llull University (Spanyol) juga Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM) Malaysia. Beberapa kegiatan juga bersifat internasional misalkan Duta Budaya melalui Chingay Parade Singapore (2018, 2019 dan 2020) dan study tour ke Malaysia serta Singapore. Pertukaran pelajar juga sudah dilakukan yakni ke Rajamanggala University (Thailand), UTeM (Malaysia) dan Korea.

Sebagai bentuk persiapan, SMA Batik 1 Surakarta menuju Sekolah Internasional, beberapa hal perlu dipersiapkan. Berbahasa internasional (Bahasa inggris), Kurikulum bertaraf internasional, kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri, kegiatan budaya, study tour dan pertukaran pelajar di luar negeri juga upaya mendorong para siswa lulusan untuk bisa kuliah di perguruan tinggi di luar negeri. Termasuk kultur siswa yang lebih variatif di sekolah internasional.

Poin utama menuju sekolah internasional adalah berbahasa internasional (Bahasa Inggris). Semua komponen harus berbasis Bahasa internasional. Modal utama adalah sekolah punya English Activity (EA). Kegiatan utama EA adalah berkumpul untuk belajar bersama berbahasa inggris. Bisa mendatangkan speaker native atau saling berdebat/diskusi, yang tentu saja berbahasa inggris. Kadang mengadakan kegiatan di luar sekolah untuk melatih keberanian berbahasa dengan turis asing, misalkan ke candi Borobudur atau Prambanan dan lain sebagainya. Dari kegiatan di atas minimal memacu para siswa untuk berani berbahasa inggris. Para siswa ternyata juga sering bepergian ke luar negeri untuk berwisata maupun berkunjung saudara. Hal inilah yang membuat banyak peserta saat ada penawaran study tour atau pertukaran pelajaran di luar negeri.

Sebagai bentuk persiapan menuju sekolah internasional, sekolah akan kegiatan untuk membiasakan berbahasa inggris. Sebenarnya sudah banyak yang mampu berbahasa inggris, hanya kekurangbiasaan sajalah yang membuat para guru belum bisa lancar. Di samping mengaktifkan lagi English Day dan kursus Bahasa Inggris.

Kurikulum pendidikan di sekolah nasional, menitikberatkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pada perkembangannya, sejak dua dekade terakhir, baik sekolah internasional atau nasional juga mengadopsi sebagian kurikulum internasional, seperti Cambridge, Amerika, dan Eropa. Kurikulum yang digunakan di sekolah internasional, mengacu kepada kurikulum internasional, seperti Cambridge International Examination (CIE) dan International Baccalaureate (IB). Untuk menerapkan kurikulum ini, sekolah mesti mendapatkan sertifikasi resmi dari lembaga bersangkutan. Tenaga pengajar dan fasilitas yang ada juga harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Perlunya upaya maksimal seluruh civitas akademis untuk mewujudkan kurikulum yang bertaraf internasional.

Perlunya langkah lebih cepat terkait kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri. bermodal MoU (Memorandum of Understanding) dengan 5 kampus di luar negeri harus segera diwujudkan dalam MoA (Memorandum of Angeement) sebagai wujud bentuk kerjasama. Wujud kerjasama bisa berwujud pertukaran pelajar atau pengenalan kampus kepada para siswa seperti yang dilakukan dengan Rajamanggala University Thailand. Pasca pertukaran pelajar, pihak kampus menawarkan 20 beasiswa untuk kuliah di sana. Hal tersebut perlu dilakukan di banyak kampus luar negeri terutama yang sudah MoU. Perlunya tindak lanjut komunikasi dan langkah nyata untuk menjadikan kerjasama tidak sekedar kertas tertempel sebagai bentuk kerjasama tapi wujud nyata langkah pengiriman guru atau siswa bahkan pelatihan antar kedua pihak. Semakin banyak kerjasama antar lembaga menjadikan wujud baiknya MoA yang telah ditanda tangani.

Kegiatan yang juga perlu dilakukan sebagai wujud pengenalan kampus di luar negeri adalah pengiriman duta budaya dan study tour ke luar negeri. Peluang yang bisa dilakukan adalah study tour ke luar negeri. Para siswa dipersiapkan melalui perencanaan baik menabung, pemilihan kampus/negara/wisata tujuan dan paspor serta kegiatan yang akan dilakukan di kampus tersebut. Langkah awal bisa berwujud study tour siswa ke luar negeri. Langkah berikutnya kunjungan kampus dan mengikuti kuliah di kampus luar negeri tersebut. Harapannya bilamana sudah melihat kehidupan masyarakat, kampus juga mengikuti perkuliahan, para siswa tertarik dan akhirnyapun berkuliah di luar negeri sebagai wujud akhir kerjasama antar lembaga ini. Adanya beberapa siswa yang sudah kuliah di luar negeri baik mandiri atau beasiswa sebagai pemicu siswa SMA Batik 1 Surakarta. Tak lupa dorongan para alumni SMA Batik 1 Surakarta kepada adik kelas melalui motivasi dan dukungan baik Vicon Alumni juga tatap muka langsung saat para mahasiswa liburan.

Sekolah internasional sebagai mimpi nyata bagi seluruh civitas akademis SMA Batik 1 Surakarta. Bisa dimulai dari satu kelas menuju dua/tiga kelas internasional. Butuh dukungan dan konsekuensi bilamana sekolah internasional menjadi mimpi bersama sekolah ini. Tak hanya kerja keras dan kerja cerdas tapi juga karakter baik dan prestasi (siswa dan guru) terbaik sesuai passion juga selalu dilakukan. Setiap orang adalah istimewa. Tak lupa doa dan kerjama antara yayasan dan sekolah sebagai upaya bersama mewujudkan mimpi dalam dunia nyata, SMA Batik 1 Surakarta menuju Sekolah Internasional. Aamiin

“Hanya karena alasan kita punya Allah, kita tetap berani bermimpi.”

Data Sekolah

SMA BATIK 1 SURAKARTA

NPSN : 20327935

JL. SLAMET RIYADI 445 SURAKARTA
KEC. LAWEYAN
KAB. KOTA SURAKARTA
PROV. JAWA TENGAH
KODE POS 57146